Harapan Terdalam Five Vi Untuk Bertemu Anaknya

Bc230.com – Artis Indonesia yang pernah membintangi film Terowongan Casablanca, Five Vi harus rela betahun-tahun memendam rindu kepada anak perempuannya, Bilqis M. Meliska. Perceraian yang terjadi dengan Iwan Setya Budiman pada tahun 2006 dan di rebutnya dengan paksa Bilqis M. Meliska dari Five Vi membuatnya tidak bisa bertemu dengan anaknya.

Kabarnya sang suami Iwan Setya Budiman tidak memberi ijin untuk Five Vi bertemu dengan Bilqis M. Meliska. Namun, Five Vi tidak menyerah begitu saja dirinya bahkan sempat meminta pertolongan dari KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) namun hasilnya tetap sama saja.

Five Vi menegaskan dirinya sangat kecewa dengan hasil ini, bahkan dia mengatakan jika hukum di Indonesia belum sepenuhnya membantu dirinya untuk menyelesaikan masalah hak asuh anak yang dialaminya.

“Upayaku waktu itu rada-rada menunggu keajaiban Allah, karena hukum Indonesia pun tidak terlalu kokoh untuk melindungi perempuan dan anak,” tutur Five Vi saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (9/1/2018).

Five Vi juga menpertanyakan tentang belum bertindaknya hukum mengenai tudingan dirinya kepada sang mantan suami, diakui Five Vi jika sang mantan suami sebenarnya telah lama melanggar hukum terkait pengasuhan anak.

“Ini anak kan keputusan (hak asuh anak)-nya ada di aku kan. Cuma tidak ada UU yang mendukung, jadi tetap dia (mantan suami) melanggar hukum, tetap anakku dibawa kabur,” imbuh Five Vi.

Berbagai macam cara telah Five Vi lakukan termasuk dengan cara baik yaitu melakukan pendekatan keluarga, namun respon dari keluarga Iwan Setya Budiman sungguh tidak diharapkan.

“Sudah dari kecil enggak ada komunikasi sama sekali. Jadi telepon, sms, apa pun itu benar-benar dihalangi. Tapi aku tetap datang ke rumah mantan mertuaku, walaupun tetap enggak boleh dibawa keluar, enggak boleh dibawa jalan-jalan. Sekarang sudah jauh (di Malang), mau gimana enggak tahu alamatnya,” Five Vi menegaskan.

Tagged , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *