Pengacara Roro Fitria: Klienya Saya Sudah Bisa Tenang di Hotel Prodeo

Bc230.com – Seorang aktris, model, pembawa acara dan DJ berkebangsaan Indonesia, Roro Fitria harus berurusan dengan hukum setelah kedapatan akan mengonsumsi barang haram berjenis sabu.

Aktris yang kerap memamerkan harta kekayaan ini diciduk polisi pada 14 Februari 2018 di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dari penangkapan itu, Roro Fitria harus menginap di tahanan narkoba Polda Metro Jaya dan menunggu proses hukum selanjutnya.

Penangkapan Roro Fitria membuat para sahabatnya kaget dan langsung mengunjungi Roro di tahanan narkoba Polda Metro Jaya, menurut beberapa temannya Roro terlihat sangat sedih dan tidak henti meneteskan air mata.

“Kalau saya lihat masih nangis terus ya. Kemarin juga tim kuasa hukumnya Roro mau pulang, dia katanya masih nangis,” jelasnya Sunan Kalijaga saat ditemui di Polda Metro Jaya.

Namun, hal berbeda diungkapkan oleh pengacara dari Roro Fitria, Nuning Tyas Widyowati. Menurut Nuning klienya sudah mulai bisa menenangkan diri dan mencoba untuk bersabar.

“Mbak Roro minta maaf untuk masyarakat dan publik, serta fans, Mbak Roro minta support dan dukungannya supaya dia kuat hadapin ini. Mbak Roro sudah mulai nyaman sama kondisi di dalam penjara, walaupun ngeluh digigit nyamuk,” kata Nuning Tyas Widyowati sambil tertawa kecil.

Pernyataan ini pun semakin dikuatkan dengan beberapa keinginan Roro Fitria untuk membuat dirinya lebih nyaman berada didalam penjara dengan menitipkan barang kepada para temanya.

“Dia nitip pesan ke kakak kandungnya bawain bantal, selimut, pakaian dalam, makanan, buah-buahan, dan lain-lain,” ucap Nuning Tyas Widyowati.

Lebih jelas mengenai kasus Roro, menurut informasi dari kepolisian Roro Fitria tertangkap tangan memiliki sabu seberat 2,4 gram. Dan dari tindakan Roro ini akan dikenakan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 Juncto Pasal 132 ayat 1 dengan ancaman hukum lebih dari lima tahun penjara.

Tagged , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *